Home > Program Development
Raksa Jiva Samasta hadir sebagai katalisator perubahan melalui inovasi lingkungan, pengembangan talenta digital, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi filantropi berbasis teknologi.
Sebuah kompetisi sebagai wadah untuk organisasi dan penggiat lingkungan dalam menciptakan inovasi dan kreatifitas demi keberlanjutan lingkungan yang berkelanjutan.
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran untuk beraksi lingkungan serta minimnya wadah yang menjembatani ide aksi nyata di lingkungan sekitar.
Mengundang organisasi dan penggiat lingkungan di seluruh Indonesia untuk berkompetisi, dinilai oleh para profesional, didampingi dari perencanaan hingga implementasi, serta dimonitor secara berkelanjutan.
Jumlah berdasarkan komunitas dan persebaran area implementasi yang telah terencana dengan baik. Setiap program memiliki nilai-nilai seperti lingkungan, sosial, dan juga ekonomi agar program memiliki nilai keberlanjutan yang baik.




Program pengembangan talenta digital yang bertujuan menciptakan dampak sosial positif melalui pelatihan digital skill dan sertifikasi internasional. Menyasar mahasiswa dan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia agar kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Kesenjangan kompetensi digital di kalangan generasi muda, khususnya dalam penguasaan skill yang sesuai kebutuhan industri global. Akses pelatihan berkualitas dan sertifikasi internasional yang masih terbatas.
Menyediakan program pelatihan digital skill yang terkurasi dan relevan, dilengkapi sertifikasi internasional. Menghadirkan pendampingan, pembelajaran berbasis praktik, serta penguatan soft skill untuk kesiapan dunia kerja.
Diukur melalui peningkatan kompetensi peserta, jumlah perolehan sertifikasi internasional, serta implementasi skill dalam dunia akademik maupun profesional melalui monitoring berkelanjutan.




Memberdayakan masyarakat lokal agar mampu mengelola potensi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan.
Kapasitas dan keterampilan masyarakat masih terbatas dalam pengelolaan potensi lokal, serta tingginya ketergantungan pada bantuan eksternal.
Pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan komunitas, penguatan peran kelembagaan masyarakat, serta praktik langsung untuk mendorong kemandirian.
Meningkatnya kapasitas dan partisipasi masyarakat, terbentuknya komunitas yang mandiri dan berkelanjutan, serta pengelolaan potensi lokal yang lebih efektif.







Program kerelawanan bencana yang bertujuan menyatukan dan memperkuat peran sukarelawan dalam upaya penanggulangan bencana melalui pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital.
Kesiapan dan kapasitas relawan belum merata, koordinasi saat bencana masih kurang optimal, serta pemanfaatan teknologi dalam penanggulangan bencana belum maksimal.
Pelatihan dan penguatan kapasitas relawan secara terstruktur, sistem koordinasi relawan berbasis digital, dan pendampingan dari pra-bencana hingga pasca-bencana.
Meningkatnya kesiapan relawan, respon bencana yang lebih cepat dan terkoordinasi, serta proses pemulihan pasca-bencana yang lebih efektif dan berkelanjutan.
