Kerusakan lingkungan dan hutan dapat menimbulkan dampak negatif seperti erosi tanah dan ancaman terhadap kelestarian alam. Pohon berfungsi sebagai paru-paru dunia yang kian berkurang akibat penebangan dan alih fungsi lahan. Oleh karena itu, langkah pelestarian hutan melalui penanaman pohon sangat diperlukan demi menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi generasi mendatang.
Bukit Siregol yang berlokasi di Desa Kramat merupakan bagian dari hutan lindung Pegunungan Serayu Utara. Kawasan ini menjadi habitat bagi berbagai satwa endemik seperti Owa Jawa Punggung Perak, Elang Jawa, dan Julang Emas. Selain sebagai area konservasi, wilayah ini dikembangkan menjadi desa wisata yang menawarkan kegiatan edukasi ekologis dan wisata minat khusus.
Program Penanaman 10.000 Pohon Sigotak dilaksanakan sebagai bentuk tanggapan atas ancaman erosi dan tanah longsor di kawasan perbukitan. Tujuan utama program ini adalah memulihkan ekosistem hutan, memberikan perlindungan bagi flora dan satwa endemik, serta mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dari survei lokasi, sosialisasi, penanaman tahap awal sebanyak 3.000 bibit, hingga penanaman lanjutan hingga mencapai target 10.000 bibit jenis Aren dan Damar. Penanaman dilanjutkan dengan proses pemantauan serta perawatan berkala hingga bulan ke-12 yang melibatkan pengelola hutan desa dan masyarakat setempat.